TRIK CAH NDESO

May 21, 2014

Perguruan Pencak Silat Pagar Nusa (PN) : Pencak Dor Ajang Silaturrahmi


Gempol - Minggu, 4/5. Perguruan pencak silat Pagar Nusa memiliki agenda tahunan yang cukup unik yaitu tarung bebas atau Pencak Dor. Acara tersebut diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah di wilayah Nganjuk. Ratusan pesilat dari perguruan Pagar Nusa tumpah ruah mendatangi desa Gempol, Rejoso, Nganjuk untuk berlaga dan menyaksikan aksi tarung bebas para peserta dan warga umum.
Saat bertarung peserta diperbolehkan dengan bebas mengunakan pukulan, tendangan dan membanting lawan bahkan memukul lawan dari belakang, namun peserta dilarang memukul menggunakan senjata apapun. Pertarungan yang memacu adrenalin lelaki ini benar-benar dimanfaatkan oleh para petarung dengan mengerahkan segala kemampuan untuk beradu kekuatan. Bahkan terkadang pukulan, tendangan, hingga cakaran tangan kerap mendarat di wajah masing-masing peserta.
Salah satu peserta yang ikut bertarung  mengaku dirinya  tak takut saat bertanding di atas panggung. “Pertarungan ini hanya untuk mengasah mental dan mengukur kemampuan. Saya tidak ada persiapan khusus menjelang bertarung,” terang Djito (26) salah satu peserta yang juga anggota Pagar Nusa.

Umumnya, usai bertarung para peserta kemudian saling berjabat tangan dan saling peluk sebagai tanda perdamaian untuk menjaga silaturahmi antar petarung. Para peserta diharapkan tidak menaruh dendam yang berujung pada pertarungan di bawah panggung. Hal ini membuktikan acara Pencak Dor tidak hanya semata adu kekuatan tetapi juga memiliki pengaruh positif yaitu sebagai ajang silaturrahmi bagi para pesertanya. (MAF)

Oleh : Melati Afifah F

No comments:

Post a Comment