TRIK CAH NDESO

Jul 18, 2014

KEPULAN ASAP PEMANIS MATA



KEPULAN ASAP PEMANIS MATA

KEPULAN ASAP PEMANIS MATA Semakin malam suasana Jogja khususnya Malioboro bukan berkurang namun tetap padat pengunjung. Di sana pengunjung tidak hanya dapat memuaskan hasrat belanja saja, kita juga dapat menikmati alunan musik jalanan serta wisata kuliner. Ada berbagai macam kuliner yang dijajakan dari yang bisa dibuat oleh-oleh maupun yang bisa dimakan ditempat, salah satunya sate.
Di beberapa emperan sepanjang jalan malioboro kita akan disuguhi pemandangan asap yang mengepul dari pembakaran sate. Jika kita berminat, maka cukup mengeluarkan uang Rp 10.000,00 maka kita akan mendapatkan satu porsi sate lengkap dengan lontong. Sate ini biasanya disantap sebagai makanan santai sambil duduk-duduk menikmati suasana indah yang terdapat di sekitaran jalan Malioboro. Biasanya, penjual sate ayam khas Malioboro ini terletak di ujung selatan jalan Malioboro, didepan Museum Benteng Vredeburg, Yogyakarta. Sate ayam khas malioboro ini biasanya disajikan dengan cara sederhana dan praktis, bertempatkan koran yang dilapisi dengan bungkus nasi yang dilipat seperti corong.
KEPULAN ASAP PEMANIS MATA Pedagang biasanya sengaja menjual makanan dekat dengan tempat wisatawan yang beristirahat, dan tempat tersebut dapat dikatakan sebuah taman sangat kecil di pinggiran jalan Malioboro, dari kesempatan itulah para penjual makanan ini beraksi untuk menawarkan produk mereka pada wisatawan yang beristirahat. Terkadang kita juga dapat melihat pedagang yang menaruh pindah tempat berjualan dengan memikul peralatan dagangnya di atas kepala.
Agar lebih nikmat, kita dapat menikmati sate ayam Malioboro dengan mendengarkan lagu dari pengamen yang biasa menghibur di sana.KEPULAN ASAP PEMANIS MATA

Ni’mah Umi Zar’in
10.1.01.07.0126







No comments:

Post a Comment