Libur Panjang, Pedagang Malioboro Panen
Libur Panjang, Pedagang Malioboro Panen Malioboro merupakan salah satu tujuan wisata yang terkenal di Jogjakarta. Rasanya tak lengkap jika berkunjung ke sana namun tidak menyempatkan diri untuk mampir dan berbelanja oleh-oleh di kawasan Malioboro. Di musim liburan panjang seperti saat ini, jumlah pengunjung Malioboro meningkat. Peningkatan jumlah pengunjung ini membuat para pedagang di Malioboro meraih untung banyak.
Melonjaknya jumlah pengunjung tersebut diakui oleh pedagang yang ada di kawasan Malioboro. Sebagaimana yang diungkapkan oleh Septi, pedagang baju dan kaos yang menggelar dagangan di sekitar Malioboro Selatan. Septi mengaku dengan adanya libur panjang, ada kenaikan jumlah pengunjung yang signifikan. Selama tiga hari, jumlah pengunjung yang membeli dagangannya mengalami peningkatan 100 persen dibandingkan hari biasanya.
Libur Panjang, Pedagang Malioboro Panen“Mulai hari Sabtu sudah mulai ramai pengunjung. Setiap mendekati tanggal merah pengunjung selalu mengalami peningkatan dibandingkan hari biasa. Kenaikan omset bisa 100 persen dari hari biasa,” tutur perempuan yang sudah berjualan di Malioboro sejak lima tahun yang lalu.
Senada dengan Septi, Budi seorang pedagang batik dan pakaian perempuan di kawasan Malioboro pun berhasil meraup keuntungan yang berlipat di musim libur panjang. Menurut penuturan Budi, dagangannya mengalami peningkatan tiga kali lipat penjualannya dibandingkan hari biasanya.
“Kalau hari biasanya saya cuma bisa menjual sekitar 50 buah pakaian. Di musim liburan seperti ini bisa laku hingga 150 hingga 200 potong baju batik dan pakaian perempuan. Wajarlah itu, wong jumlah pengunjung Malioboro juga mengalami peningkatan. Hampir tiap detik selalu ada orang yang lewat. Gak ada putus-putusnya pengunjungnya,” terang Budi.Libur Panjang, Pedagang Malioboro Panen
No comments:
Post a Comment