Transportasi adalah
salah satu penunjang aktivitas manusia, salah satunya motor. Desa Banjarejo
Rejoso tidak tertinggal dalam hal tersebut. Banyak warganya yang mempunyai motor lebih dari satu. Setiap kepala keluarga
mempunyai motoh minimal satu, bahkan ada
setiap anggota keluarga mempunyai sendiri-sendiri. Tetapi hal ini berdampak
negatif bagi anak-anak. Orang tua yang menyediaka kendaraan bagi anaknya yang
masih dibawah umur berdampak negatif bagi anak tersebut.
Anak-anak dibawah usia
15 tahun sudah memengendarai motor dengan kecepatan tinggi dan mebonceng anak
yang lebih besar bahkan bertiga. Hal ini selain membahayakan si anak juga
membahayakan pengendara lain. Postur tubuh yang kecil dan beban yang berlebih
ini sangat rawan terjadi kecelakaan. Tidak dilengkapi dengan penggunaan helem
atau pun jaket pengaman. Dilihat dari
kejadian seperti ini keselamatan bukan menjadi preoritas utama lagi, namun gaya
dan stail anak yang ditunjukkan. Orang
tua seharusnya tidak membiarkan anak seusia
tersebut mengendarai motor sendiri. “ mau gimana lagi mbak anak saya SMP
kelas 1 teman-temanya semua punya motor dan dia pengen, kalau kita mampu ya
kita belikan” ujar ibu Warti, saah satu orang tua yang anaknya usia 13 tahun
mengendarai motor senidri ketika sekoolah atau pun bermain. Cara pandang orang
tua seperti ini yang salah hanya menuruti keinginan anak tanpa mempertimbangka
keselamatan dan faktor-faktor lain. Ketika keselamatan dipertanyakan jawaban
orang tua ini mengejutkan “ alhamdululah anak saya tinggen ( lancar)mbak, dan selama ini tidak pernah jatuh” ujar ibu Warti. Inilah yang membuat anak-anak
dilingkungan ini bebas berkendara sesuka mereka. Hal lain sebnarnya dapat
diberikan orang tua dimulai dari pemahamn tentang berkendara dan dengan
membelikan fasilitas lain seperti
sepeda. Halini di nilai leih aman bagi anak-anak dan menyrehatkan bagi tubuh
mereka.
Transportasi adalah salah satu penunjang aktivitas manusia, salah satunya motor. Desa Banjarejo Rejoso tidak tertinggal dalam hal tersebut. Banyak warganya yang mempunyai motor lebih dari satu. Setiap kepala keluarga mempunyai motoh minimal satu, bahkan ada setiap anggota keluarga mempunyai sendiri-sendiri. Tetapi hal ini berdampak negatif bagi anak-anak. Orang tua yang menyediaka kendaraan bagi anaknya yang masih dibawah umur berdampak negatif bagi anak tersebut.
Oleh : Binti Rofikoh
Nim : 10.1.01.07.0210
No comments:
Post a Comment