TRIK CAH NDESO

May 14, 2014

pengajian guyup rukun

PENGAJIAN WUJUDKAN GUYUB RUKUN  Pengajian kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh warga desa Sukorejo. Kegiatan ini dilaksanakan oleh dua kelompok masyarakat. Salah satu kelompok tersebut adalah kelompok pengajian ibu-ibu. Perkumpulan ini membuat wargakan khususnya ibu-ibu. Ibu sangat menyukai kegiatan ini.

     Meski kini pelaksanaan pengajian telah memiliki banyak anggota, namun sejarah perjalanan begitu lika-liku. Cerita ini didapat dari salah satu warga yang merupakan pelopor pendiri pengajian ini. Ibu Ninuk mengatakan bahwa dulu mengajak ibu-ibu untuk mengikuti pengajian amatlah susah. “ Dulu ibu-ibu tidak begitu antusias dengan acara seperti ini,” jelas Bu Ninuk. “Saya sangat lelah dengan semua yang dilakukan oleh warga, namun saya dengan beberapa teman telah bertekad untuk mewujudkan pengajian yang indah, jadi saya berusaha dengan sepenuh tenaga,” ungkap Bu Ninuk.
Seiring berjalannya waktu kegiatan ini telah menarik minat para ibu-ibu. Setiap malam minggu ibu-ibu warga desa Sukorejo berbondong-bondong menuju majelis untuk pengajian. Para ibu tidak hanya berangkat sendiri, mereka juga mengajak anak-anak. Dengan menggunakan baju muslimah para ibu berjalan, membawa yasin dan menggandeng anak-anak. Berjalan dengan niat baik, penuh dengan senyuman diwajah mereka.
Semua kegiatan positif pasti akan membawa kedamaian. Guyub rukun mendasari kegiatan pengajian ibu-ibu yang dilaksanakan setiap malam minggu. Pengajian ini dilaksanakan untuk membuat warga supaya dapat saling bersilaturahim dan rukun sejahtera.
(Nita Nurwahyuni/ 10.1.01.07.0131)PENGAJIAN WUJUDKAN GUYUB RUKUN 






No comments:

Post a Comment