Sejarah Desa NgangkaTAN Nganjuk (12/5)
narasumber suwito (65) kasun desa ngangkatan, Pada abad ke 19
datanglah suami istri yang berasal dari Jawa Tengah yang bernama Mbah Wuk
Kakung dan Mbah Wuk Putri. Mereka berdua menebang hutan di Desa Nngangkatan
sebagai tempat tinggal dan untuk bercocok tanam untuk menyambung hidup. Mereka
hidup sederhana dan kegiatan sehari-harinya adalah bercocok tanam. Waktu itu
musim kemarau, setelah Mbah Wuk kakung capek bercocok tanam di ladang diapun
merasa lelah dan haus. Diapun mencari sumber air untuk menghilangkan rasa
hausnya, Mbah Wuk Kakung berjalan sampai puluhan kilo ditengah hutan untuk
mencari air. Namun usahanya pun sia-sia suatu ketika dia mellihat gundukan
tanah, Mbah Wuk Kakung berusaha untuk membersihkan gundukan tanah tersebut,
saat membersihkan gundukan tanah tersebut munculah sumber air yang sangat besar
dari gundukan tanah, karena pancaran airnya sangat besar sumber air itu
dinamakan sumur gedhe. Semakin lama luapan air dari sumur gedhe semakin besar,
Mbah Wuk Putri merasa takut jika rumahnya tenggelam oleh luapan air dari sumur
gedhe. Akhirnya mbah Wuk Kakung dan Putri berusaha menutup sumur gedhe
tersebut. Berbagai cara dilakukan untuk menutup sumur gedhe namun usahanya
sia-sia. Pancaran air tetap mengalir dengan derasnya. Suatu ketika mbah wuk
kakung bermimpi dan didalam mimpinya mbah Wuk kakung menutup sumur gedhe dengan
Merang ketan. Kemudian keesokkan harinya mbah Wuk kakung mencari merang ketan
sebanyak-banyak untuk emnutup sumur gedhe sama seperti yang ada dalam mimpinya.
Dan ternyata aliran air dari sumur gedhe dapat berhenti oleh sumbatan merang
ketan. Sejak itulah desa yang ditinggali mbah Wuk kakung dan Putri dinamakan
Desa Ngangkatan yang kepanjangan dari Merang-Ketan. Sejarah Desa NgangkaTAN
Oleh : M.ISWAHYUDI
No comments:
Post a Comment