TRIK CAH NDESO

May 8, 2014

TRADISI KLEMAN


            Desa talun kecamatan rejoso kabupaten nganjuk merupakan sentra pertanian diwilayah nganjuk. Desa ini berjarak sektitar 10 km dari pusat kota dengan akses jalan yang cukup baik. Ada hal unik dari desa ini, yaitu sesaat setelah musim tanam. Pada bulan kedua setelah musim tanam, masyarakat sekitar mengadakan ritual khusus yang mereka namakan ritual “kleman”. Selepas magrib, masyarakat berbondong-bondong datang ke balai desa sambil membawa nasi beserta lauk pauk untuk didoakan bersama oleh sesepuh desa. Ritual ini dimaksudkan agar tanaman yang mereka tanam terhindar dari ancaman hama dan penyakit.
            Desa yang bepenghuni lebih dari 17 ribu jiwa ini masih mempertahankan tradisi ini sejak jaman dahulu. Hal ini menunjukkan bahwa desa talun merupakan desa yang masih mempertahankan tradisi leluhur. Acara  Klemahan dimulai dengan dibunyikannya kentongan yang dupukul oleh salah satu anggota masyarakat. Warga  yang telah bekumpul segera merapat sambil memberikan uang receh yang mereka namakan binat,yang nantinya uang  tersebut digunakan untuk keperluan acara klemahan.
            Bapak sekretaris desa talun membuka acara klemahan dengan sedikit sambutan. Setelah sambutan selesai, Lampu dibalai desa dimatikan sehingga suasana gelap pun semakiin menambah kekhusukan acara. Setelah itu, sesepuh desa mulai membacakan doa dan mantra yang berisi harapan agar tanaman penduduk terhindar dari serangan hama dan memperoleh hasil yang maksimal saat panen kelak. Riuhan suara bapak bapak dan anak anak mengamini setiap doa yang diucapkan sesepuh desa.
            Tiba saat yang dinanti banyak orang, yaitu saat dimana semua orang memakan nasi dan lauk pauk yang telah didoakan bersama. Anak-anak, pemuda maupun tua melebur menjadi satu menikmati hidangan yang telah didoakan bersama, sungguh suatu bentuk kebersamaan yang tidak dimiliki oleh daerah manapun. “tradisi kleman ini sengaja dilestarikan hingga sekarang, dengan harapan tercipta kerukunan antar warga masyarakat desa, selain itu ini juga merupakan bentuk ungkapan syukur atas anugrah yang telah diberikan tuhan pada masyarakat kami”, ujar sekretaris desa talun .
  Bapak sekretaris desa talun membuka acara klemahan dengan sedikit sambutan. Setelah sambutan selesai, Lampu dibalai desa dimatikan sehingga suasana gelap pun semakiin menambah kekhusukan acara. Setelah itu, sesepuh desa mulai membacakan doa dan mantra yang berisi harapan agar tanaman penduduk terhindar dari serangan hama dan memperoleh hasil yang maksimal saat panen kelak. Riuhan suara bapak bapak dan anak anak mengamini setiap doa yang diucapkan sesepuh desa.


NAMA: MOH. SULISTIONO

No comments:

Post a Comment