Desa talun kecamatan rejoso
kabupaten nganjuk merupakan sentra pertanian diwilayah nganjuk. Desa ini
berjarak sektitar 10 km dari pusat kota dengan akses jalan yang cukup baik. Ada
hal unik dari desa ini, yaitu sesaat setelah musim tanam. Pada bulan kedua setelah
musim tanam, masyarakat sekitar mengadakan ritual khusus yang mereka namakan
ritual “kleman”. Selepas magrib,
masyarakat berbondong-bondong datang ke balai desa sambil membawa nasi beserta
lauk pauk untuk didoakan bersama oleh sesepuh desa. Ritual ini dimaksudkan agar
tanaman yang mereka tanam terhindar dari ancaman hama dan penyakit.
Desa yang bepenghuni lebih dari 17
ribu jiwa ini masih mempertahankan tradisi ini sejak jaman dahulu. Hal ini
menunjukkan bahwa desa talun merupakan desa yang masih mempertahankan tradisi
leluhur. Acara Klemahan dimulai dengan
dibunyikannya kentongan yang dupukul oleh salah satu anggota masyarakat.
Warga yang telah bekumpul segera merapat
sambil memberikan uang receh yang mereka namakan binat,yang nantinya uang tersebut digunakan untuk keperluan acara
klemahan.
Bapak sekretaris desa talun membuka
acara klemahan dengan sedikit sambutan. Setelah sambutan selesai, Lampu dibalai
desa dimatikan sehingga suasana gelap pun semakiin menambah kekhusukan acara.
Setelah itu, sesepuh desa mulai membacakan doa dan mantra yang berisi harapan
agar tanaman penduduk terhindar dari serangan hama dan memperoleh hasil yang
maksimal saat panen kelak. Riuhan suara bapak bapak dan anak anak mengamini
setiap doa yang diucapkan sesepuh desa.
Tiba saat yang dinanti banyak orang,
yaitu saat dimana semua orang memakan nasi dan lauk pauk yang telah didoakan
bersama. Anak-anak, pemuda maupun tua melebur menjadi satu menikmati hidangan
yang telah didoakan bersama, sungguh suatu bentuk kebersamaan yang tidak
dimiliki oleh daerah manapun. “tradisi kleman ini sengaja dilestarikan hingga
sekarang, dengan harapan tercipta kerukunan antar warga masyarakat desa, selain
itu ini juga merupakan bentuk ungkapan syukur atas anugrah yang telah diberikan
tuhan pada masyarakat kami”, ujar sekretaris desa talun .
Bapak sekretaris desa talun membuka acara klemahan dengan sedikit sambutan. Setelah sambutan selesai, Lampu dibalai desa dimatikan sehingga suasana gelap pun semakiin menambah kekhusukan acara. Setelah itu, sesepuh desa mulai membacakan doa dan mantra yang berisi harapan agar tanaman penduduk terhindar dari serangan hama dan memperoleh hasil yang maksimal saat panen kelak. Riuhan suara bapak bapak dan anak anak mengamini setiap doa yang diucapkan sesepuh desa.
Bapak sekretaris desa talun membuka acara klemahan dengan sedikit sambutan. Setelah sambutan selesai, Lampu dibalai desa dimatikan sehingga suasana gelap pun semakiin menambah kekhusukan acara. Setelah itu, sesepuh desa mulai membacakan doa dan mantra yang berisi harapan agar tanaman penduduk terhindar dari serangan hama dan memperoleh hasil yang maksimal saat panen kelak. Riuhan suara bapak bapak dan anak anak mengamini setiap doa yang diucapkan sesepuh desa.
NAMA: MOH. SULISTIONO
No comments:
Post a Comment