TRIK CAH NDESO

Jul 17, 2014

Coblos Ulang, Jokowi Tetap Unggul


16 Juli 2014 04:00 WIB
      KEDIRI – Kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) TPS 9 Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, akhirnya melaksanakan coblos ulang, Selasa (15/7). Hasilnya, pasangan calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK) kembali unggul.
       Berbeda dengan pencoblosan 9 Juli, kemarin pengamanan dan pengawasan lebih ketat. KPU dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Kediri datang langsung ke TPS. Selain itu, PPK dan Panwaslucam Ngancar ikut mengawasi. Bahkan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim datang untuk melakukan supervisi.
        Dari segi pengamanan, jumlah personel Polres Kediri lebih banyak. Mereka tidak hanya berjaga di sekitar TPS, tetapi juga di tepi jalan. Menururt pantauan Radar Kediri kemarin, TPS yang dibangun di salah satu rumah warga di Dusun Gondanglegi, Pandantoyo, tersebut dibuka pukul 07.00. Setelah itu, warga pun berdatangan membawa undangan dari KPPS.
         Meski coblos ulang, animo masyarakat yang menggunakan hak pilihnya tetap tinggi. Terbukti setelah TPS ditutup pukul 13.00, warga yang tercatat di daftar hadir mencapai 212 pemilih. Termasuk, tiga orang yang masuk daftar pemilih khusus tambahan (DPKtb). Mereka mencoblos menggunakan KTP.
          DPT berjumlah 298 pemilih. Namun, di antara DPT 9 Juli itu, beberapa nama sudah dicoret. Mereka merupakan warga yang meninggal dan pindah domisili. Termasuk, Anis Tri Pujiati, 23, warga Desa Jagul, Kecamatan Ngancar, yang mencoblos di TPS tersebut untuk kali kedua. Dari pencoretan itu, jumlah DPT tinggal 283 pemilih.
         Berdasar hasil penghitungan, pasangan Jokowi-JK unggul 159 suara. Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendulang 45 suara. Adapun suara yang tidak sah mencapai delapan suara.
       Coblos Ulang, Jokowi Tetap Unggul  Sementara itu, pada pencoblosan 9 Juli, di antara 298 DPT, warga yang hadir berjumlah 225 pemilih. Warga yang masuk DPKtb lima orang. Dalam penghitungan tersebut, Jokowi-JK juga menang. Bahkan, suara mereka lebih tinggi, yakni 162 suara. Prabowo-Hatta memperoleh 57 suara. Artinya, perolehan suara pasangan nomor urut 1 itu turun delapan suara. Adapun suara tidak sahnya mencapai enam suara.
         Coblos Ulang, Jokowi Tetap Unggul  Ketua KPU Kabupaten Kediri Sapta Andarauisworo menyatakan, hasil penghitungan di TPS coblos ulang akan dibawa ke KPU. Untuk mengubah hasil, tinggal membuat berita acara. Tujuannya, mengetahui adanya perubahan suara dari TPS 9 Pandantoyo. ’’Jadi, nanti kami tinggal memasukkan hasil penghitungan di berita acara. Yang lama kami coret,’’ kata Sapta kemarin.
         Karena itu, pihaknya tidak perlu menunda rekapitulasi di tingkat KPU. Rencananya, rekapitulasi dimulai hari ini sekitar pukul 09.00 di Gedung Bhgawanta Bhari Jalan Pamenang, Ngasem. ’’Jadwal tidak berubah dengan adanya coblosan ulang,’’ ungkapnya.
         Untuk diketahui, coblos ulang dilakukan setelah panwaslu merekomendasi kepada KPU Kabupaten Kediri. Sebab, Anis Tri Pujiati menerima dua undangan atau formulir C6. Dengan demikian, menurut pemeriksaan panwaslu pada 9 Juli, perempuan tersebut terbukti mencoblos di dua TPS sekaligus. Yakni, TPS 8 Desa Jagul dan TPS 9 Desa Pandantoyo. Coblos Ulang, Jokowi Tetap Unggul

oleh : Reni rahmawati


No comments:

Post a Comment