KEDIRI – Kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) TPS 9 Desa
Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, akhirnya melaksanakan coblos ulang, Selasa
(15/7). Hasilnya, pasangan calon presiden (capres) Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf
Kalla (JK) kembali unggul.
Berbeda dengan pencoblosan 9 Juli, kemarin pengamanan dan
pengawasan lebih ketat. KPU dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten
Kediri datang langsung ke TPS. Selain itu, PPK dan Panwaslucam Ngancar ikut
mengawasi. Bahkan, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jatim datang untuk melakukan
supervisi.
Dari segi pengamanan, jumlah
personel Polres Kediri lebih banyak. Mereka tidak hanya berjaga di sekitar TPS,
tetapi juga di tepi jalan. Menururt pantauan Radar
Kediri kemarin, TPS yang
dibangun di salah satu rumah warga di Dusun Gondanglegi, Pandantoyo, tersebut
dibuka pukul 07.00. Setelah itu, warga pun berdatangan membawa undangan dari
KPPS.
Meski coblos ulang, animo masyarakat yang menggunakan hak
pilihnya tetap tinggi. Terbukti setelah TPS ditutup pukul 13.00, warga yang
tercatat di daftar hadir mencapai 212 pemilih. Termasuk, tiga orang yang masuk
daftar pemilih khusus tambahan (DPKtb). Mereka mencoblos menggunakan KTP.
DPT berjumlah 298 pemilih. Namun, di antara DPT 9 Juli itu,
beberapa nama sudah dicoret. Mereka merupakan warga yang meninggal dan pindah
domisili. Termasuk, Anis Tri Pujiati, 23, warga Desa Jagul, Kecamatan Ngancar,
yang mencoblos di TPS tersebut untuk kali kedua. Dari pencoretan itu, jumlah
DPT tinggal 283 pemilih.
Berdasar hasil penghitungan, pasangan Jokowi-JK unggul 159
suara. Pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendulang 45 suara. Adapun suara
yang tidak sah mencapai delapan suara.
Coblos Ulang, Jokowi Tetap Unggul Sementara itu, pada pencoblosan 9 Juli, di antara 298 DPT, warga
yang hadir berjumlah 225 pemilih. Warga yang masuk DPKtb lima orang. Dalam
penghitungan tersebut, Jokowi-JK juga menang. Bahkan, suara mereka lebih
tinggi, yakni 162 suara. Prabowo-Hatta memperoleh 57 suara. Artinya, perolehan
suara pasangan nomor urut 1 itu turun delapan suara. Adapun suara tidak sahnya
mencapai enam suara.
Coblos Ulang, Jokowi Tetap Unggul Ketua KPU Kabupaten Kediri Sapta Andarauisworo menyatakan, hasil
penghitungan di TPS coblos ulang akan dibawa ke KPU. Untuk mengubah hasil,
tinggal membuat berita acara. Tujuannya, mengetahui adanya perubahan suara dari
TPS 9 Pandantoyo. ’’Jadi, nanti kami tinggal memasukkan hasil penghitungan di
berita acara. Yang lama kami coret,’’ kata Sapta kemarin.
Karena itu, pihaknya tidak perlu menunda rekapitulasi di tingkat
KPU. Rencananya, rekapitulasi dimulai hari ini sekitar pukul 09.00 di Gedung
Bhgawanta Bhari Jalan Pamenang, Ngasem. ’’Jadwal tidak berubah dengan adanya
coblosan ulang,’’ ungkapnya.
Untuk diketahui, coblos ulang
dilakukan setelah panwaslu merekomendasi kepada KPU Kabupaten Kediri. Sebab,
Anis Tri Pujiati menerima dua undangan atau formulir C6. Dengan demikian,
menurut pemeriksaan panwaslu pada 9 Juli, perempuan tersebut terbukti mencoblos
di dua TPS sekaligus. Yakni, TPS 8 Desa Jagul dan TPS 9 Desa Pandantoyo. Coblos Ulang, Jokowi Tetap Unggul
oleh : Reni rahmawati
No comments:
Post a Comment