Sabtu,
21 Juni 2014 mahasiswa Universitas Nusantara PGRI Kediri mendapat kesempatan kunjungan
di Radar Kediri. Mereka dari prodi Bahasa dan Sastra Indonesia. Disini mereka mendapat kesempatan untuk melihat kantor
redaksi dan ruangan yang dipakai untuk mengolah informasi yang akan dimuat di
koran yang diproduksi, selain itu mereka mendapat pengetahuan sejarah
Radar Kediri.
Radar kediri berdiri atau didirikan
pada tanggal 12 juli 1999, dan saat ini yang menjadi General Managernya adalah
Bapak Sholahudin. Semula Radar Kediri berada di jalan Brawijaya pada tahum
2000-2010. Kemudian pada Oktober 2010 pindah di Gampeng Rejo kabupaten Kediri. Radar
Kediri dulunya meliputi wilayah Kediri, Nganjuk, Jombang, Tulungagung, Blitar
dan Trenggalek. Tetapi sekarang radar Kediri mengalami perubahan. Radar Kediri
pecah menjadi tiga bagian Radar Tulungagung, Radar Kediri dan Radar Jombang.
Radar Tulungagung meliputi wilayah Tulungagung, Trenggalek dan Blitar. Untuk
Radar Kediri hanya meliputi daerah Kediri dan Nganjuk saja.
Karyawan atau wartawan pada Radar
Kediri terdapat beberapa bagian :
- Wartawan kriminal yang berjumlah dua orang, tugasnya mencari berita yang berhungan dengan kriminalitas, contohnya berita pemerkosaan, pencurian dan lain-lain.
- Wartawan olahraga yang berjumlah satu orang, bertugas mencari berita tentang olahraga mulai sepak bola, basket, dan lai-lain.
3. Wartawan ekonomi atau bisnis yang berjumlah satu orang,
tugasnya mencari berita yang berhubungan dengan ekonomi dan bisnis.
4. Wartawan pemerintahan yang berjumlah dua orang, tugasnya
mencari berita tentang pemerintahan atau politik.
Selain itu mahasiswa juga mengetahui
proses dalam pembuatan koran yang dijelaskan oleh Bapak Indro Purwito selaku
Kru Redaksi. Dalam proses pembuatan koran terdapat beberapa prosedur, yaitu :
1.
Membahas berita yang akan dijadikan
topik.
2.
Pencarian berita oleh wartawan, yaitu
dengan mencari berita sesuai dengan deadline. Biasanya dilakukan pagi hari
sampai sore hari.
3.
Rapat pembuatan berita yang akan
dimuat redaksi dengan memilih kembali berita yang akan dimuat.
4.
Penulisan berita atau pengetikan
sesuai dengan rapat redaksi.
5.
Proses editing yang dilakukan oleh
semua wartawan.
6.
Penataan berita atau poses layout.
Yang dilakukan oleh layouter yang bertugas untuk mendesain koran (desain
grafis).
7.
Proses pengiriman hasil layouter.
Hasil dikirim melalui internet yang menggunakan jasa email.
8.
Proses percetakan dilakukan di Nganjuk.
Radar Kediri menggunakan jasa Telkom
Speedy untuk pengiriman file hasil layout yang akan dicetak di Nganjuk. Dalam
proses redaksi biasa diadakan rapat direksi, yang membahas tentang berita apa
saja yang akan diangkat untuk hari ini atau untuk besok. Jadi bisa dikatakan
berita yang akan dimuat itu direncanakan sebelumnya, sehingga menghasilkan
koran yang laku dipasaran.
Kemudian koran yang sudah jadi di
pack sesuai pesanan lalu dikirim melalui jasa ekspedisi / kendaraan Radar
sendiri dan dikirim ke agen-agen.
Nama : Puji Astutik
NPM :10.1.01.07.0141
No comments:
Post a Comment